Pamsimas Keberlanjutan Ubah Tupoksi

Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTT kembali menggelar pelatihan terhadap Tim Fasilitator Keberlanjutan (TFK), Program Penanganan Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), yang bakal berlansung selama 10 hari, yaitu (21-31/5), di Hotel Romyta Kupang.

TFK direkrut sejak November 2010, untuk melakukan pendampingan masyarakat pada desa/kelurahan yang telah selesai menyelesaikan program Pamsimas untuk tahun 2008- 2010, sebagai tindak lanjut pendampingan pasca konstruksi agar mempertahankan kesinambungan sarana air minum dan sanitasi, terutama kesinambungan teknis, financial, kelembagaan, sosial, dan kesinambungan lingkungan,

Perekrutan TFK diambil dari TFK Reguler yang telah berpengalaman dan berkinerja baik pada bidang tugas pemberdayaan, kesehatan dan teknik, dari 11 kabupaten/kota pada tahun 2010 sebanyak 33 orang, tahun 2011 sebanyak 37 orang, dan tahun 2012 sebanyak 40 orang.

TFK memilik tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) untuk melakukan pendampingan maupun fasilitasi kepada Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan dalam pembinaan kepada BP-SPAMS untuk menjalankan tugasnya sebagai unit yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan SPAMS terbangun dan juga bertanggungjawab terhadap pengembangan program air minum dan sanitasi di desa.

Sasaran pendampingan adalah pada desa-desa sasaran Pamsimas yang telah terbentuk BP-SPAMS baik untuk desa sasaran tahun 2008, 2009, 2010, dan 2011, untuk mendampingi Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan dalam menjalankan tugasnya.
Pamsimas telah memberikan pelayanan kepada sebagian masyarakat di 497 desa/kelurahan pada 11 kabupaten/kota, dan untuk tahun 2012 sebagai tahun terakhir program Pamsimas, direncanakan untuk memberikan pelayanan di 79 desa/kelurahan pada 7 Kabupaten, dimana selain desa regular, terdapat desa replikasi pada tahun 2010 dan 2011 sejumlah 33 desa di 11 kabupaten/kota.

Peserta pelatihan sebanyak 40 orang yang dengan direkrut sebagai fasilitator bidang teknis (15 orang), bidang kesehatan (11 orang), dan fasilitator bidang pemberdayaan (14 orang). Diharapkan para fasilitator ini mampu untuk memediasi dan memfasilitasi asosiasi SPAM yang ada dikabupaten untuk lebih menjalin hubungan kemitraan dengan pemerintahan daerah dan program-program (NGO) lainnya yang memiliki perhatian dalam pengelolaan air minum pedesaan. Selain itu asosiasi ini diharapkan mampu meningkatkan perhatian pemerintah daerah terhadap badan pengelola air minum local dalam hal pembinaan dan dana.

Tentu saja hal ini guna dalam mendukung komitmen pemerintah serta mempercepat pencapaian sasaran Millenium Development Goals (MDGs), diantaranya mengurangi separuh dari sejumlah masyarakat yang belum memiliki akses terhadap air minum dan sanitasi yang berkelanjutan. (timex-rey)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s